Batuk dan Pilek pada Bayi

Saat orang tua membawa anaknya ke fasilitas kesehatan, Batuk dan pilek merupakan keluhan keluhan yang sering disampaikan oleh orang tuan yang membawa anaknya berobat. Ada kalanya batuk dan pilek mudah diobati bahkan bias sembuh sendiri tanpa pengobatan, tetapi tidak jarang batuk dan pilek sukar hilang walaupun telah diberikan macam-macam obat.
Batuk dan bersin merupakan upaya pertahanan tubuh yang alamiah , yaitu suatu refleks perlindungan yang primitif untuk membuang lender berlebihan atau benda asing di saluran pernafasan. Refleks ini terjadi akibat terangsangnya reseptor batuk yang terdapat di dalam atau diluar saluran nafas, oleh rangsangan bersifat kimiawi maupun mekanis. Rangsang yang dapat mencetuskan batuk: udara dingin, benda asing, radang/pembengkakan selaput lendir saluran nafas, penekanan terhadap saluran nafas misal oleh tumor, adanya lendir atau kontraksi saluran nafas.
Batuk menjadi tidak normal lagi bila berlanjut berkepanjangan dan sudah dirasakan sebagai suatu gangguan. Batuk yang berkepanjangan pada anak tidak jarang bahkan selalu menimbulkan kecemasan pada orang tua. Selain dapat terjadi komplikasi dari penyakit penyebab batuk juga dapat mengganggu tidur, pertumbuhan dan perkembangan anak.
Secara konvensional, batuk kronis didefinisikan sebagai batuk lebih dari 3 minggu, tetapi infeksi saluran nafas juga bisa memberi gejala batuk lebih 3 minggu sehingga untuk mengatasi overlap waktu ini, ad yang mendefinisikan sebagai batuk menetap lebih dari 8 minggu. Sering kali batuk kronis terjadi tidak hanya dalam satu kali episode tetapi bisa terjadi berulang kali. Sehingga didefinisikan batuk kronis berulang adalah batuk yang berlangsung sekurang kurangnya 3 minggu berturut-turut dan atau paling sedikit 3 episode dalam 3 bulan dengan atau tanpa disertai gejala gangguan nafas lain.
Batuk kronis pada beberapa hal, normal pada anak anak dan mempunyai prognosis yang baik, tetapi bila batuknya tidak biasa dan berat, beberapa kelainan yang mendasari mungkin ada

Penyebab
Batuk kronis bukan penyakit yang berdiri sendiri, tetapi gejala dari berbagai penyakit baik baik didalam maupun diluar saluran nafas. Kemungkinan penyebab batuk pilek kronis pada anak:
Infeksi
Bronkhitis karena virus berulang adalah yang paling sering dan secara klasik bergejala sebagai batuk bersamaan dengan infeksi saluran pernafasan atas.
Tuberkulosis juga harus dipertimbangkan dengan adanya batuk kronis, khususnya bila ada infeksi sekunder
Sinusitis, suatu penelitan klinis menyatakan 37,1 % pasien dg batuk kronis pemeriksaan CT-Scan menunjukkan sinusitis

Hubungan Antara Batuk Dan Alergi
Alergi adalah reaksi abnormal terhadap satu atau bahan tertentu, contoh debu rumah, bulu binatang, serbuk sari bunga, obat, atau makanan, alergi saluran nafas dapat bermanifestasi klinis sebagai asma
Batuk psikogenik
Batuk kering kronik tanpa bukti adanya penyebab yang mendasari, biasanya berupa kebiasaan (tic-like cough) hilang saat malam anak tidur

Refluks dan Aspirasi
Merupakan penyebab paling umum, baik aspirasi mikro maupun reflek vagal. Akan tetapi refluks yang normal jarang berhubungan dengan batuk

Batuk kronis dimana ada kelainan seriu pada Paru
Tanda atau peringatan untuk penyakit paru serius yang mendasari pemeriksaan lebih lanjut
  • Batuk pada masa bayi baru lahir
  • Radang paru virus kronik (citomegalovirus/CMV, klamidia)
  • Batuk setelah makan, gastroesofageal refluks, atau aspirasi langsung ke paru
  • Batuk dimulai dan menerus setelah tersedak, kemungkinan benda asing
  • Batuk purulen adanya penyakit supuratif paru


Penanganan
Peran orang tua sangat besar, karena tahu jelas gambaran batuk pilek anaknya, misalnya mengenai frekuensi, lama faktor pencetus, serta gejala penyerta lainnya, Yang harus diperhatikan pada anak batuk pilek berulang:
  • Perhatikan faktor pencetus (alergen) yang menyebabkan munculnya batuk
  • Jauhkan dari paparan asp rokok
  • Hindari minum dingin
  • Olahraga secukupnya
  • Perhatikan asupan cairan, cairan yang cukup dpt mengencerkan dahak dan melindungi selaput lendir saluran nafas
  • Perhatikan asupan gizi anak